Mesolitikum atau Zaman Batu Tengah adalah periode prasejarah yang terjadi antara Zaman Paleolitikum (Batu Tua) dan Neolitikum (Batu Muda). Era ini berlangsung sekitar 10.000 hingga 5.000 tahun yang lalu, dimulai setelah berakhirnya Zaman Es terakhir. Masa ini sering dianggap sebagai jembatan penting yang menghubungkan kehidupan manusia purba sebagai pemburu-pengumpul nomaden dengan kehidupan petani yang menetap.
Ciri-Ciri Utama dan Perubahan Iklim
Periode Mesolitikum ditandai dengan perubahan iklim global yang signifikan. Gletser mencair, permukaan air laut naik, dan iklim menjadi lebih hangat dan lembap. Perubahan ini membawa dampak besar pada cara hidup manusia:
Lingkungan Baru: Hutan-hutan lebat dan padang rumput yang luas muncul, menggantikan tundra yang dingin.
Flora dan Fauna: Hewan-hewan besar dari Zaman Es, seperti mammoth, punah. Manusia beradaptasi dengan berburu hewan-hewan yang lebih kecil dan lincah, seperti rusa dan babi hutan.
Teknologi dan Peralatan: Peralihan dari Batu Besar ke Batu Kecil
Meskipun masih menggunakan peralatan batu, teknologi di era Mesolitikum mengalami evolusi.
Teknologi Mikrolit: Ciri khas dari periode ini adalah penggunaan mikrolit, yaitu peralatan batu kecil yang tajam. Mikrolit ini digunakan sebagai mata panah, mata pisau, dan alat-alat lain dengan cara menempelkannya pada gagang kayu atau tulang.
Alat-alat dari Tulang dan Kayu: Selain batu, manusia juga membuat alat-alat dari tulang dan tanduk, seperti kail ikan dan harpun. Ini menunjukkan adaptasi mereka terhadap lingkungan pesisir dan sungai.
Pola Kehidupan: Dari Nomaden Penuh Menuju Seminomaden
Perubahan lingkungan dan teknologi juga memengaruhi pola kehidupan manusia.
Pemburu-Pengumpul yang Lebih Terorganisir: Manusia Mesolitikum masih hidup dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan, tetapi mereka menjadi lebih terorganisir. Mereka membangun tempat tinggal sementara di gua-gua atau di dekat sumber air.
Penjinakan Hewan: Di akhir periode ini, manusia mulai menjinakkan hewan, terutama anjing, untuk membantu berburu. Ini adalah langkah awal menuju kehidupan menetap.
Kebudayaan dan Seni: Peninggalan yang Berharga
Meskipun tidak semegah gua-gua dari Zaman Paleolitikum, periode Mesolitikum memiliki warisan budaya yang unik:
Seni Lukisan Gua: Lukisan di gua-gua Mesolitikum sering menggambarkan kegiatan sehari-hari, seperti berburu, menari, dan ritual. Lukisan ini cenderung lebih realistis dan detail dibandingkan lukisan-lukisan sebelumnya.
Kerang dan Cangkang: Di Indonesia, salah satu peninggalan paling penting adalah "kjokkenmoddinger" atau tumpukan sampah dapur dari sisa-sisa kerang. Temuan ini menunjukkan bahwa manusia di masa itu mengonsumsi kerang dalam jumlah besar dan sering tinggal di daerah pesisir.
Zaman Mesolitikum adalah periode yang menunjukkan kemampuan adaptasi manusia terhadap perubahan lingkungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar